Postingan

Puisi : Yaa Razzaq

Wahai Yang Maha Pemberi Rezeki Engkau kasih rezeki semua makhluk Tak peduli ia taat atau pembangkang Tak peduli Muslim atau non Muslim Berterima kasih atau tidak berterima kasih Masuk Islam kaffah atau hanya separo Menjalankan ajaran Islam sungguh-sungguh atau hanya sekedar Semua Engkau kasih tanpa pamrih Akan tetapi ada sedikit pembeda Bila Muslim Engkau kasih sayang di dunia dan akhirat Bila Non Muslim hanya di kasih di dunia saja Tidak lagi di sayang di akhirat Adalah tersebut firman-Mu dalam Q.S. Az-Zariyat 58 "Sesungguhnya Allah-lah Maha Pemberi Rizki yang mempunyai kekuatan lagi sangat  kukuh." Semakin meyakinkan bahwa kau Dzat Yang Maha Pemberi Rezeki sejati Tidak seperti manusia, memberi disisipi pamrih duniawi Wahai Yang Maha Pemberi Rezeki Berkahilah rezeki yang Kau berikan kepada kami Dengan itu kami semakin bersyukur Dengan itu kami sanggup berbagi dan wujudkan keshalehan sosial Berbagi bagi keluarga, tetangga, handai taulan Fakir, Miskin dan  fasilitas sosial lai...

Puisi : Wahhaab

Wahai Yang Maha Pemberi Karunia Wahai Yang Maha Pemberi Keberkahan Wahai Yang Maha Pemberi Kenikmatan Sungguh tak terbilang siraman karunia-Mu Sungguh tak terhitung limpahan berkah-Mu Sungguh tak tercatat curahan nikmat-Mu  Nikmat apa lagi yang aku dustakan? Jika semua pepohonan di dunia jadi pena Jika air di samudra jadi tintanya Tuliskan nikmat dan karunia-Mu Niscaya tak akan cukup Begitu melimpah pemberian-Mu Semua makhluk hidup sudah dijamin rizkinya Hewan dalam perut, dalam bumi, dalam air dan di angkasa  Semua dengan adil atas karunia-Mu  Terbagi, merata tanpa kurang Demikian tersurat dalam surat Hud ayat 6 Adalah betul rizki telah di atur Tapi makhluk perlu berikhtiar untuk menjemputnya Bukankah sudah di beri pelajaran oleh burung Pagi berangkat dengan perut kosong Sore pulang dengan perut terisi penuh Demikian sari dari HR. Ahmad. Pintaku sederhana Berikanlah keberkahan hidup Di dunia dan keberkahan hidup di akhirat Dijauhkan dari siksa api neraka Aamiin Kng, 0506...

Puisi : Yaa Qahhaar

Wahai Yang Maha Menundukan  Wahai yang Maha Menaklukan Sesuatu

Puisi : Yaa Ghaffaar

Wahai Yang Maha Pengampun Malu diri ini bergelimang nista Tiap waktu hobi menimbun dosa Sejak buka mata saat terjaga  Hingga tutup mata saat malam Ibadahku masih minimalis Itupun bergumul antara ikhlas dan ria Wakaf tak pernah Zakat terbatas hanya fitrah Infak masih terfokus receh  Shodaqoh tak seberapa Zakat perniagaan Zakat pertanian Zakat binatang ternak Zakat mas dan perak Zakat pertambangan Zakat profesi Di neraca semua masih nihil Refleksi diri Adam tersilap satu kali saja ia panjatkan ampun hingga 200 tahun Ampunan Allohpun tiba Dipertemukan kembali dengan Siti Hawa Jabbal Rahmah jadi saksi histori Tapi semua itu ku tepis Karena yakin janji manis-Mu "Bila datang hamba-Ku membawa dosa setinggi langit, kemudian mohon ampun pasti Aku ampuni, bila datang hamba-Ku membawa dosa seluas bumi dengan tidak  mempersekutukan Aku, Aku pasti datang dengan pengampunan seluas itu." Demikian sari dari HR. Tirmidzi Oleh karena itu Aku rendahkan tubuh dan hati ini Untuk raih ampunan-...

Puisi : Yaa Mushawwir

Wahai Yang Maha Pembentuk Rupa Terima kasih Kau telah baguskan bentuk dan rupa kami Berbeda dengan malaikat, jin, hewan dan tumbuhan Ada hati dan akal pembeda terpenting Hati untuk menerima hidayah ketuhanan Akal untuk berpikir sesuatu Bukankah Platopun pernah berfilsapat Manusia adalah hewan yang berpikir Bersuku-suku dan berbangsa-bangsa Pluralis, majemuk, bhineka itu kodrati Dengan itu kami saling mengenal Dengan itu kami saling berkolaborasi Dengan itu kami saling berkomunikasi Dengan itu kami saling bersinergi Dengan itu kami saling berinovasi Dengan itu kami saling menghargai Dengan itu moderasi beragama dijunjung Wahai Al-Musyawwir Janganlah Kau hinakan kami seperti syetan Selamanya bersalah dan berbuat dosa Tinggikan derajat kami dari Malaikat yang selamanya taat Taat, lupa dan dosa itu ciri khas kami Untuk itu bimbing dan beri ampun Jika kami tersilap dan berbuat dosa Ucap dan perilaku syukur kami haturkan Pada-Mu wahai dzat Maha Pembalas Budi Lantunan istigfar ku panjatkan Pa...

Puisi : Yaa Baari'

Wahai Yang Maha Membuat Wahai Yang Maha Membentuk Wahai Yang Maha Melepaskan Wahai Yang Maha Menyeimbangkan Malaikat, Jin, Manusia dan semua yang ada Di cipta dari tiada menjadi ada tanpa contoh Desain akurat semua tanpa cacad Cukup hanya dengan ucap kun fayakun Jadi,  maka jadilah sesuatu itu Tesurat dalam Q.S. Yasin ayat 82 Maka dengan kuasa-Mu sebagai Al Baari' Jadikan kami sebaik- baik bentuk Muliakan kehidupan di dunia begitupun di akhirat Erat kuatkan perikemanusiaan diantara kami Tutupi cacat dan silap kami Jangan tibankan pada kami beban yang tak sanggup kami memikulnya Jangan hukum kami jika kami tersilap dosa Ampuni dan maafkan kami.. Jadikan kami hamba yang selalu senyum penuh syukur Karunia-Mu sungguh tak terukur Wahai Al Baari' Sungguh ciptaan-Mu tiada yang sia-sia Engkaulah Yang Maha Pembentuk Maha Pencipta dan Maha Penyeimbang Kng, 010624

Puisi : Yaa Khaliq

Wahai Yang Maha Pencipta Semua Engkau yang menciptakan Dari tiada menjadi ada  Dari ada menjadi tiada kembali Siklus kodrati terjadi kini hingga nanti Alam semesta dicipta Ribuan galaxy bersaksi di jagat raya Milyaran bintang bertaburan hiasa langit malam  Tata surya rapih berbaris-baris Matahari sebagai pusat bersaksi Planet-planet bertawaf kelilingi matahari  Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto Fitoplanton dan Zooplankton menari di laut Amoeba, sel, unsur, partikel menjelma jadi bukti  Alloh kuasa menjelmakan semua dari tiada Dialah Al-Khaliq  Tersurat dalam Q.S. Az-Zumar ayat 62 " Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu." Menjadi bukti bahwa semua ada karena dicipta Semua berjalan atas Qudrat dan Iradat-Nya Semua bukan buah ucap simsalabim ada kadabra Dialah Allah Azza Wajalla Sang Khaliq Kng, 300524