Postingan

Pantun Hari Guru Nasional 2024

Membeli tomat di pasar sekalian membeli ketupat Tak sengaja melihat gambar burung Garuda nampak kuat Selamat Hari Guru Nasional tahun 2024 Mengusung tema Guru Hebat Negara Kuat Burung cendrawasih cantik layak jadi kebanggan  Sebagai burung khas dari Papua yang mendunia Terima kasih Pemerintah serius urusi dunia pendidikan Yang sempat carut marut di era menteri sebelumnya Burung tekukur berpindah dari pohon albasia ke pohon gaharu Di perempatan banyak masyarakat melihat artis nasional Syukur alhamdulillah ada hilal kesejahteraan bagi guru Melalui percepatan PPG sebagai syarat jadi guru peofesional Bila janji harus serius segera di wujudkan Itulah ciri orang jujur dalam perbuatan Janji saat kampanye serius akan di wujudkan Yakni tiap guru akan dapat tambahan penghasilan Kng, 281124

PUISI, BANGGAKU PADAMU

Awalnya tak menduga  Namamu tertoreh di buku kumpulan cerpen remaja Akhirnya aku yakin setelah buku itu ditangan Kau sungguh rendah hati tak sepamer seusiamu Ungkapkan raihan prestasi di dunia tulis menulis   Aku dan maialikat bumimu benar benar bangga Kini kau telah terbiasa dengan menarikan jemarimu Untuk mengeksplorasi llintasan pikiran dan pengalaman   Biarkan bakatmu melebar Aktifkan otak kiri dan kananmu Niatkan semua tuk berbagi dengan sesama Gunakan sisi tajammu tuk berdakwah bil kalam Gelorakan semangat hidup pada semua Ajari tuk tahu arti hidup sejatinya di dunia   Pada Allah semuanya bermuara Aktivitas dunia hanya tahapan menuju hidup abadi Di sanalah sejatinya kehidupan Anaku aku bangga padamu Mulai kini hingga tiba saatnya kau berpisah  Ucap dan lantunkan selalu do'a terbaik untuk ayah dan ibumu   Asaku semoga kau bahagia dan dapat bersama  Di kehidupan yang indah di Surga dambaan setiap ma...

Pantun : Hidmat di Hari Jum'at

Pa Mamat aktif pengajian di hari jum'at Lebih semangat ditemani istri shalihah Selamat beraktivitas hari jum'at Dengan semangat pagi menjemput rezeki berlimpah Di pengajian membaca sholawat Sekalian mendengar tausyah Jangan lupa sholat jum'at Mendengarkan khotib memberi tausyah  Minyak parfum wanginya lama berubah Janganlah di tutup dengan minyak baru Menyimak khotib sedang berhutbah. Janganlah ngantuk biar dapat ilmu Meminum jamu sambil duduk di sofa Di siapkan istri tercinta pulang jum'atan Buat ibu ibu janganlah lupa Menyiapkan jamuan untuk suami tercinta pulang jum'atan Kng, 260724

Pantun : Adab Bergaul

Andai anda pergi ke rumah teman Melihat air tumpah segera minta di lap Pandai pandailah memilih teman Agar dapat nasihat kala tersilap Bila bermasalah badan tidak sehat minumlah obat Supaya kondisi badan cepat pulih beradaptasi Bila punya masalah curhatlah pada orang yang tepat Supaya dapat solusi bukan propokasi Pedulilah bila taman kurang bersih Jadilah pelopor untuk membersihkannya Pedulilah bila ada teman berselisih Jadilah mediator untuk mendamaikannya Depan rumah baiknya di tanami pohon nangka Jangan salah itu tanaman bernilai  Kedepankan berbaik sangka Jangan-jangan kita yang salah menilai Kng, 190724

Puisi : Berdamai Dengan Subuh

Sungguhpun ngantuk dan lelah Untuk menemui panggilan subuh Badan terasa lunglaipun aku abaikan Unjuk gigi sembari cari muka di hadapan sang Penguasa jagat Hembusan nyanyian surga lebih aku pilih Mulai ku singkap selimut hubbud dunya Enyahkan rayuan maut pesona surgawi semu Nyatakan aku siap bertarung untuk  itu Ya itu aku restorasikan pada diri Enak tidak enak sebagai konsekwensi aku dadai Hayya alasholaah Alunan bait adzan berkumandang Ku jawab dengan prosesi shalat berjama'ah Anak istri ku tuntun jalani itu Niat mengabdi pada Illahi Robbi Tawakal pasca ikhtiar maksimal Untuk menuju Ridha-Nya Biarkan aktivitas mengalir alami Untuk menjalani prosesnya sendiri Hidup damai sejahtera yang di nanti Kng, 180724

Puisi : Saung Ema Kuningan

 SAUNG EMA KUNINGAN Suasana cukup asri Air gemerincik temani ikan mas melayang akrobatik Udara segar merasuk qolbu bahagia pengunjung Nyanyian nasyid mengalun lirih dari pojok ruang koki bekerja Gelorakan semangat dan cinta rasul terpilih EMA begitu sapaan nama resto ternama di kota kuda Menyajikan berbagai menu terpilih nan istimewa  Akan lebih khas bila hadir sambal pecok leunca di meja  Kuningan ber ikon BEU Ungkapan menyapa siapa saja Nilai kearifan lokal di gaungkan Ini maknanya bisa pleksibel Nempel pada kata sekolah, maka jadi Beu Sakola Nempel pada kata Wisata Kuningan, maka jadi Beu Wisata ke Kuningan Nempel pada kata Pajak, maka jadi Beu bayar pajak Gerakan jitu tuk mengusung Kuningan pinunjul Jabar Juara Antitesa Kuningan kabupten stagnan marjinal Namun kini Kuningan jadi destinasi wisata dan agamis dengan gerakan1000 masjid  Kng, 170724

Pantun : Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS)

Pa Mamat mengikuti MPLS Jadi pemateri motivasi belajar Selamat mengikuti MPLS Jadilah pemateri yang memotivasi siswa siap belajar Janganlah jadi guru banyak berhalusinasi Banyak rindu hadir di tempat wisata Jadilah guru yang menginspirasi Yang di rindukan kehadirannya oleh siswa Ketika sakit carilah tempat nyaman Kurangi gerakan tak perlu agar cepat sehat  Bangkitlah dari zona nyaman Tergerak, bergerak, menggerakan serta berdampak pada masyarakat Jangan melihat kesalahan sahabat Tapi lihatlah dia saat diberi tanggung jawab Janganlah taat semu sahabat Jadilah pribadi yang bertanggung jawab Kng, 15 Juli 2024

Sejarah Berdiri SMPN 2 Cibingbin

 Sejarah Berdiri  SMP Negeri 2 Cibingbin SMP Negeri 2 Cibingbin berdiri pada tahun 2001, dibangun diatas tanah seluas 6000 m2, kepemilikan tanah ini di beli dari salah seorang tokoh desa Sindangjawa yakni bapak H. Komarudin.S.Pd.I. Sumber dana pendirian SMP Negeri 2 Cibingbin ini dari Kemendikbud Pusat yakni bantuan dari Bank Dunia melalui progam Basic Education Project (BEP) pada tahun 2001.  Awal penentuan lokasi sekolah, Kepala desa Sindangjawa waktu itu bapak H. Kosim mengusukan supaya di bangun di Limus Sadem yakni ladang milik warga desa Sindangjawa, Kepala desa Cipondok bapak Edi Supriadi kala itu mengusulkan dibangun di sebelah utara desa Cipondok tepatnya di pesawahan sebelah utara pemukiman warga, kemudian kepala desa Ciangir kala itu pa Muhpid diwakili oleh ketua BPD yakni pa H. Ajud Wasjud, S.Pd mengusulkan supaya strategis dan central antara desa Cipondok- Ciangir dan Sindangjawa karena ke 3 desa itu sebagai desa Penyangga kedepannya, lebih baik SMP Negeri 2 ...

Puisi : Yaa Adhiim

Wahai Yang Maha Agung Wahai Yang Maha Memiliki Kekuasaan Mutlak Wahai Yang Maha Memiliki Ketinggian Wahai Yang Maha Memiliki Kemuliaan Wahai Yang Maha Memiliki Posisi Terhormat Wahai Yang Maha Memiliki Tempat Yang Agung Wahai Yang Maha Melimpah Wahai Yang Maha Luas Wahai Yang Maha Raksasa Wahai Yang Maha Bermartabat Wahai Yang Maha Perkasa Luar Biasa Wahai Yang Maha Menakjubkan Wahai Yang Jauh dari Ketidak Sempurnaan Atas asma-Mu Wahai Al-Adhiim Baguskanlah akhlak kami Jauhkanlah dari prilaku merendahkan orang lain Tawadhukan hati kami Tumbuhkanlah rasa empati kami Ringankanlah tangan kami tuk peduli pada sesama Limpahkan rizki yang luas  Kuatkan jasmani dan rohani kami Perihara hati kami dari penyakit rohani Perbaiki akhlah kami sehingga jadi karimah Sejahterakan hidup kami di dunia dan di akhirat dan pelihara dari panasnya api neraka Aamiin Kng, 080724

Pantun : Selamat Tahun Baru Islam

Pa Slamet sarapan sama sayur bayam Dimakan dimeja bareng mertua Selamat merayakan tahun baru Islam Semoga jadi orang bertaqwa Agama Islam bukan agama baru Tapi mulai berkembang sejak di Madinah Orang Islam sering keliru Di tahun baru Masehi lebih meriah Di jalan baru ramai lalu lintas Membeli aquarium kualitas terbaik Perayaan tahun baru Islam janganlah formalitas Tapi jadikan momentum untuk niat lebih baik  Bila bertekad ingin jadi TNI Harus rajin berlari seperti pa Soleh Tekadkan dalam diri Tahun ini harus makin maju dan sholeh Kng, 070724

Puisi : Yaa Haliim

Wahai Yang Maha Penyantun Wahai Yang Maha Tidak Tergesa-gesa Wahai Yang Maha Menahan Diri Wahai Yang Maha Pemberi Kesempatan Wahai Yang Maha Pemberi Tangguh Karena asma-Mu wahai Al-Haliim Engkau biarkan manusia berdosa tak secepatnya mendapat siksa Engkau tangguhkan orang maksiat mendapat balas Kau beri kesempatan untuk bertaubat Kau beri tenggang waktu untuk berbuat kebaikan Kau beri kelapangan usia untuk memperbaiki hidup Untuk itu Wahai Yang Maha Penyantun Perbaiki akhlak kami Santunkan kami kala berucap Lembutkan hati kami kala bersikap Beri tangguh kami untuk perbaiki diri kala berbuat dosa Tahan siksa kepada kami kala lancang berbuat nista Hanya kepada-Mu kami berserah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan Karena sesunggugnya hanya Kau lah dzat Yang Maha Pemberi pertolongan dan pemberi maaf Hanya Kaulah yang kami tuju dan Ridha-Mu yang kami damba Kng, 070724

Puisi : Yaa Khabiir

Wahai Yang Maha Mengenal Wahai Yang Maha Mengetahui  Wahai Yang Maha Teliti Wahai Yang Maha Waspada Wahai Yang Maha Mengetahui Yang Samar dan Batin Wahai Yang Maha Mengetahui Yang Nyata Dengan Asma-Mu wahai Al-Khabiir Kau saksikan semua progres mahkluk hidup dan benda mati Kau mengetahui dengan seksama gejolak hati setiap makhluk Kau pula mengenal bersitan batin makhluk ghaib Satu inci saja benda di jagat raya rubah posisi, pasti tak luput dan  pengawasan-Mu Atas asma-Mu Wahai Yang Maha Menyaksikan Jagalah hati dan prilaku kami Luruskanlah niat kami kala beramal Ampuni kala terpeleset berulah dosa Karena semua tak luput dari pengamatan-Mu Wahai Al-Khabiir Dalam surat Al-Hujurat ayat 13 Kau maklumkan itu pada semua makhluk Semua dalam genggaman Kuasa dan Pengamatan-Mu Kng, 040624

Puisi: Yaa Latiif

Wahai Yang Maha Lembut Wahai Yang Maha Halus Kau ciptakan jagat raya dan seluruh isinya  Sempurna lengkap penuh kehalusan Presisi tanpa cacat Terbentang samudra, selat dan teluk Sahara berjajar begitu rapih Seimbang flora dan fauna Ini bukti kau Maha Halus dan Maha Lembut dalam mencipta Setiap peristiwa baik atau buruk  Pasti ada tujuan dan hikmah Bilapun terlihat tidak baik, sejatinya ilmu makhluk belum sampai Bilapun terlihat baik, memang itulah sesungguhnya yang dihendaki Tetapi manusia sering khilap Dalam memaknai setiap fenomena masalah Ini bukti bahwa Kau Maha Halus dalam berbuat sesuatu Karena Maha Halus-Mu  Karena Maha Lembut-Mu  Semua nampak jelas tak tersekat ruang dan waktu Kau tahu persis bersitan hati setiap mahkluk Kau menyaksikan segala yang diperbuat Karena halus sifat-Mu  Manusia sering lupa, seolah prilakunya tak ada yang menyaksikan  Tersebut dalam firman-Mu Q.S. Al-An'am ayat 103 bukti bahwa Kau Al-Latiif Karena itu Wahai Yaa Latiif Lemb...

Pantun : Pasca Pentas PAI

Pa Salamet merasa risih di buntuti istri Beli mentega untuk nasi goreng buat sarapan Selamat mengikuti Pentas PAI tk. Propinsi Semoga jadi juara sesuai harapan Tangan terkilir terasa sakit kalau pakai kemeja Di kasih do'a anti sakit ulama kuningan Jangan galau dan ragu tapi gaskeun saja Do'a terbaik dari orang Kuningan Cepatlah berdo'a apabila selesai sholat Maafkanlah kekurangan pasangan  anda Alhamdulillah lomba sudah selesai di helat Kafilah kab. Kuningan dapat juara Fadilah berdo'a bisa mendapat pahala Jauhi perbuatan bermuka dua Alhamdulillah membawa 5 piala Untuk persembahan pada pembina dan orang tua Pergi ke sumur punya pa Robi Pergi berdua pakai peci biar rapih Puji syukur pada illahi robbi Atas semua yang di raih Kng, 300625

Puisi : Janji Manis Judi Online

Berita judi online berseliweran di media massa Aktivitas destruktif melibatkan seluruh lapisan masyarakat Hayal memperoleh rezeki nomplok tanpa kerja keras ATM terisi transferan kala menang jadi bayangan  Yang ada di kepala menang menang dan menang Judi memang menjanjikan Uang mudah di raup dengan mudah Dengan duduk manis santai uangpun masuk rekening Bilapun kalah, tenang akan dapat bansos Orang-orang kini mulai resah Banyak korban muncul tersiarkan Kasus pembunuhan, perampokan, pemalakan dan tindakan premanisme  Seolah menjadi hal lumrah terjadi  Anggota dewan terhormatpun turut terinfeksi Padahal beranggotakan orang hebat pilihan rakyat  Sejatinya menjadi garda terdepan tawarkan solusi bagi negeri Virus judi memang sakti Janjikan hidup glamor beraroma surgawi Kini Pemerintah serius  Dibentuk Satgas Pemberantasan Judi Online  Menutup 2.1 juta situs judi online  OJK dan PPATK bersinergi blokir 5 ribu rekening terkait  Kominkopun gencar lakukan ed...

Puisi : Pembagian Buku Rapor

Banyak hati para peserta didik harap harap cemas Akan menerima buku rapor Gelisah resah nampak di wajah  Ini momentum per semesteran Buku rapor jadi saksi bisu Ukuran progres belajar selama 1 semester  Kriteria Ketuntasan Minimal tercapai, terlampauai ataukah beleum tercapai Ungkapan syukur oleh mereka yang berhasil, sedikit kecewa oleh mereka yang belum berhasil Riuh suasana saat pengumuman kejuaraan kelas, pararel dan umum Aukan dan tepuk tangan hadirin membuat suasana semakin ramai Putra putri terbaik terbukti unjuk torehkan prestasi OSN, O2SN dan Pentas PAI jadi ajang kompetisi berjenjang Raih podium bergengsi jadi pembuktian untuk semua pembinaan yang dijalani Sesampai di rumah, siswa berprestasi dapat apresiasi dari keluarga terkasih Memuji dan ucapan selamat atas semua yang diraih Perlakuan manja dipelukan bunda tersayang Cerita curahan hati suasana di sekolah saat pengumuman Berjalan mengalir alami dari hati ke hati  Benamkan rasa syukur semakin dalam pada Yang Ma...

Puisi : Philosofi Pendidikan Kihajar Dewantara

INGARSO SUNGTULODO Dimanapun harus jadi teladan Indah tutur kata, senyum renyah tersaji indah setiap saat Dengar keluh kesah setiap anak Empati terpatri dalam diri Pada perbaikan hidup aktivitas  tertuju Akhlak mulia ditanam  Niat diri menjadi teladan generasi  negeri kemudian    Tuntun agar anak menjadi manusia selamat  Empati pada fenomena yang terjadi agar tidak egois Landasi ingin setia menuntun diri Anak anak mencapai kebahagiaan setinggi-tingginya Dunia kini berperadaban Alur kehidupan makin mudah  Namun miskin teladan INGMADYO MANGUN KARSO Di tengah membangun gagasan Itulah motto hidmat pendidik  Tidak hanya pelengkap strata akademis Elektabilitas pribadi bukan prioritas Nilai akhir bukan segalanya Gerak rencana aktivitas dipola Akankah berwujud ide brilian Hantarkan anak didik jadi sukses   Banyak ide di bahas Akan lakukan kegiatan positif demi anak negeri Nilai tambah hidup di gagas Guna masa depan anak didik Untuk wujudkan generasi ...

Akrostik : SEMOGA SAMAWA, AAMIIN

Semua turut larut bahagia Emas hantaran sudah di terima mempelai wanita Menandakan prosesi ijab kobul akan segera di gelar Oleh Penghulu yang sudah di tunggu-tunggu Gagah terlihat mempelai pria Akan jadi kepala keluarga baru Senyum renyah kedua mempelai Akad nikah baru selesai digelar Momentum sakral dan fenomenal kedua insan Awali hari baru sebagai pasangan syah secara agama dan negara Warna Coklat dan Hijau buku akta nikahpun diterima Amankan jangan sampai gugat menggugat di Pengadilan Agama Atmosfir kegembiraan memenuhi lokasi prosesi Alunan ayat suci dan kidung sungkeman silih berganti Menggugah iman dan menyayat sanubari diri Ibu bapak telah merawat, membesarkan kini harus ikhlas melepas putri kesayangan Ingin pamit permisi mengikuti suami Niat membentuk keluarga Sakinah Mawaddah Warohmah gapai Ridho Illahi Kng, 270626

Pantun : Bersua Haji Baru

Sungguh baru memakai toga Toga dipakai ikut wisuda dengan mahasiswi Sungguh haru campur bahagia Berjumpa saudara baru pulang dari tanah suci Suling di tiup iringi suara mandolin Pada acara temu kangen dibayar berlipat Saling berpelukan seperti upin ipin Melepas kangeun dan rindu berat Percuma beli baju kalau kemahalan Mending beli murah meriah di toko bang Majid Jema'ah haji lalu menuju kampung halaman Sebelum ke rumah sujud syukur dulu di masjid  Burung murai lincah terbang berseliweran Tidak heran bila banyak orang datang Sungguh ramai bocah berebut uang saweran Saweran dari keluarga jema'ah haji baru datang Seluruh tetangga ikut bernoltalgia Mampir di Cisarua membeli cindera mata Seluruh keluarga dan handai taulan bahagia Bersua kembali keluarga tercinta  Rajin berdo'a agar jadi ahli sorga Di sorga sendirian janganlah takabur Do'a di pimpin pemuka agama Semoga jadi haji mabrur Kng, 250624

Akrostik : MENJEMPUT JEMA'AH HAJI

Melaksanakan rukun Islam ke 5 Entah berapa lama harus jadi pasukan waiting list Nunggu jatah giliran menuju ke tanah suci Mekah Madinah Jema'ah dituntut sabar mengantri belasan tahun Enak tidak enak harus ikhlas diterima dengan lapang dada Mungkin ini demi kebaikan bersama  Petugas di Kemenagpun tak bisa berbuat lebih jauh Urusan kuota haji menjadi kebijakan pemerintah Arab Saudi Tidak bisa di intervensi negara lain Jemaah haji perlahan namun pasti mulai mudik Empat puluh hari sudah di tanah suci menempa diri cara Islami Melaksanakan Rukun, Wajib, sunah haji dan Umrah Alunan adzan yang khas di masjidil Haram dan masjid Nabawi masih terngiang jelas Aktifkan memori kebatinan semangat Islam di dada Hidup mulia dibawah tuntunan al-Qur'an dan sunnah Nabi Hari berlari jemput jema'ah haji Anak, saudara handai taulan turut mengantri jemput di Embarkasi Jama'ah kini tiba di ibu pertiwi Inilah situasi di negeri kami bersua keluarga pasca naik haji Kng, 240624